January 9, 2017

Strategi Digital Tourism di Indonesia


Indonesia lagi berkembangnya layanan digital layaknya e-commerce dan sejenisnya yang membantu user untuk membeli barang maupun ingin pergi berlibur dan kabar baiknya Negara Indonesia diprediksi akan menjadi pangsa pasar terbesar di ASEAN, berikut pembahasannya :


 Dari hasil penelitian Google, Google memprediksi kalau pariwisata di negara ASEAN akan meningkat sangat pesat pada tahun 2025. Tidak tangung-tangung peningkatan ini di prediksi 4 kali jika dibandingkan demand tahun 2015. Potensi ekonomi yang akan didapatkan ASEAN di prediksi mencapai 90 milyar dollar. Dimana sektor online travel sebagai penyumbang paling besar yaitu sekitar 45 %. Lalu negara mana yang menjadi market atau pangsa pasar TERBESAR ? Ya tentunya INDONESIA .


Indonesia di prediksi menjadi pangsa pasar terbesar di ASEAN untuk online travel. Maka dari itu bisa kita rasakan banyak bermunculan sejumlah aplikasi dan website entah itu untuk booking hotel, tiket kereta, tiket pesawat, dsb. Tentunya kesempatan ini tidak boleh disia-siakan. Mengutip dari Good News From Indonesia, Kementrian Pariwisata sudah menyiapkan strategi digital tourism. Digital tourism atau pemanfaatan teknologi digital untuk memasarkan tempat wisata, merupakan salah satu cara untuk mencapai target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada 2017, seperti yang ditargetkan oleh kementrian pariwisata 
Dalam era Digital saat ini, peluang bagi pemain industri Teknologi, Informasi, dan Komunikasi untuk menawarkan sejumlah solusi kreatif bagi pemerintah daerah sangat terbuka.

-------------------------------------------------------

Ada salah satu aplikasi terbaru yang menurut ane cukup menarik. Aplikasi tersebut dinamakan Hi City, dimana aplikasi ini berupa platform berbasis IoS dan Android dari Smart City Nusantara (SCN) buatan Telkom Indonesia menjadi salah satu solusinya 
Sebuah aplikasi city guide untuk mengeksplorasi destinasi wisata Indonesia, bahkan sampai daerah. Apa aja kegunaannya ?


Aplikasi ini menyediakan informasi hotel, objek dan kegiatan wisata, pusat perbelanjaan, restoran, paket promo dan berbagai keperluan wisata lainnya. Hi City bisa menjadi solusi untuk memonitor jumlah wisatawan yang datang ke daerahnya, menjadi sarana promosi, serta mengetahui respon dari setiap kunjungan. Dari data-data tersebut pastinya jadi masukan yang cukup dalam menentukan berbagai strategi bagi pemerintah daerah, pihak restoran atau hotel, dll. Saat ini, Terdapat 7 Kota yang telah mengaplikasikan Hi City di Indonesia : Bandung, Yogyakarta, Bali, Lombok, Solo, Medan, dan Padang. Semoga dengan aplikasi ini dapat memajukan pariwisata di daerah-daerah. Lewat aplikasi ini juga dapat mempromosikan segala potensi yang ada dari segi wisata, hotel, restauran, dll. (DTLD#1)dhams123
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner